Category Archives: Ragam

“Memahami Pelaku Kejahatan Seksual sebagai Upaya Pencegahan, Penanganan dan Penghukuman yang Tepat” (Mariana Amiruddin, Komisioner Komnas Perempuan)

Mariana Amiruddin, Komisioner Komnas Perempuan menjadi narasumber pada Diskusi Publik “Hukuman Kebiri Pelaku Kekerasan Seksual: MENAMBAH atau MENYELESAIKAN Masalah?”. Diskusi Publik ini diselenggarakan oleh Komnas Perempuan dan Departemen Kriminologi FISIP UI, hari Kamis,

Nina Nurmila: “Konsep Hak Asasi Manusia dan Hak Warganegara, Pergumulan dan Implementasinya”

Silahkan mengunduh Konsep Hak Asasi Manusia dan Hak Warganegara, Pergumulan dan Implementasinya (Nina Nurmila, Komisioner Komnas Perempuan)

Bedah Buku “Seksualitas, AGAMA & Kesehatan Reproduksi”

Oleh: Bunga Ramadani Badan Pekerja Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan)   Buku “Seksualitas, AGAMA & Kesehatan Reproduksi”, karya Ahmad Nurcholish, yang diterbitkan oleh Indonesian Conference on Religion and Peace

Kekerasan Seksual Bukan Kejahatan Kesusilaan Melainkan Kriminal (Mariana Amiruddin)

Silahkan mengunduh Kekerasan Seksual Bukan Kejahatan Kesusilaan Melainkan Kriminal (Mariana Amiruddin)

Husein Muhammad: Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Perspektif Islam (Makalah Seminar Nasional Kekerasan Seksual Dalam Konsep Pluralitas di Negara Indonesia)

KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN: PERSPEKTIF ISLAM* Oleh: Husein Muhammad     Catatan Tahunan Komnas Perempuan memperlihatkan kekerasan terhadap perempuan  mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tahun 2001 ada 3.169. Tahun 2012:  216.156

Sri Nurherwati: Pemidanaan dan Penelantaran Rumah Tangga menurut UU PKDRT

  Oleh : Sri Nurherwati (Ketua Sub Komisi Pemulihan)   Fakta Perempuan Korban Dikriminalkan Menjelang Satu Dasawarsa UU PKDRT penting kita melakukan evaluasi sejauhmana UU PKDRT melindungi perempuan dan anak dalam wilayah

Resensi Buku: Politik, Gender, & Ruang Publik, Narasi Kritik Pemikiran Jurgen Habermas

  Oleh: Elwi Gito Membaca buku ini memaksa kita untuk berpikir kembali apa itu ruang publik, siapa yang mendominasi ruang publik dan apakah ruang publik yang dideskripsikan oleh Jurgen Habermas sudah terealisasi?

Ahmad Junaidi: “Bahkan dari Sedikitnya Jurnalis Perempuan itu, Mungkin Tidak Semuanya Memiliki Perspektif Perempuan”

Foto: Dok Pribadi   Perempuan belum menjadi subyek di industri media. Hal ini terlihat dengan pemberitaan terhadap perempuan yang bias gender. Selain itu masih banyak pemberitaan media yang tidak menunjukan simpati terhadap

Dewi Candraningrum: “Pengarusutamaan Ruang Publik untuk Mereka yang Rentan Harus Terus Diusahakan”

  Semenjak awal republik atau demokrasi dibincangkan maka ruang publik turut dibicarakan. Era Yunani kuno, ruang publik mengambil kata polis namun dalam praktiknya pengambilan keputusan pada waktu itu tidak melibatkan perempuan dan

Tragedi Mei 1998 dan Lahirnya Komnas Perempuan

sumber foto httpwww.thejakartapost.comnews20140602a-tragedy-women-s-history-and-birth-a-guardian.html   Oleh: Elwi Gito (Staff Kampanye Divisi Partisipasi Masyarakat)   Membaca buku ini serasa berjalan di lorong-lorong penuh tanda tanya tentang apa yang terjadi di pertengahan bulan Mei di